Rabu, 12 September 2012

Materi BSQ B Khaifa I



بسم الله الر حهن ا لر حيم

Ta’awudz lebih utama dari basmallah :
Makna dari ta’awudz sendiri ialah A’udzubillahi minasy syaitanir rajim yang artinya “Aku memohon perlindungan kepada الله dari syaitan yang terkutuk.”

Inilah makna yang terkandung dalam tiga ayat Al-Qur’an.
Pertama firman-Nya dalam surat Al-A’raaf : 199
 خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ (١٩٩)                    
Artinya : “Jadilah Engkau Pema'af dan suruhlah orang mengerjakan yang ma'ruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang bodoh.”

Kemudian الله subhanallah wata’ala berfirman dalam surat Al-A’raaf : 200
$¨BÎ)ur š¨Zxîu\tƒ z`ÏB Ç`»sÜø¤±9$# Øø÷tR õÏètGó$$sù «!$$Î/ 4 ¼çm¯RÎ) ììÏJy íOŠÎ=tæ ÇËÉÉÈ
Artinya : “Dan jika kamu ditimpa sesuatu godaan, maka berlindunglah kepada الله. Sesungguhnya الله  maha mendengar lagi maha mengetahui.
Dalam bahasa arab, kata syaitan (setan) berasal dari kata syathan, berarti jauh. Jadi, syaitan itu tabiatnya jauh dari tabiat manusia, dan dengan kefasikkannya dia sangat jauh dari segala macam kebaikkan.
Ada juga yang mengatakan kata syaitan itu berasal dari kata syata (terbakar), karena ia diciptakan dari api dan dia juga mengatakan bahwa kedua makna tersebut benar, tetapi makna yang pertama lebih benar.
Tafsir isti’adzah dan hukum-hukumnya dalam Al-Qur’an surar An-Nahl : 98-100
#sŒÎ*sù |Nù&ts% tb#uäöà)ø9$# õÏètGó$$sù «!$$Î/ z`ÏB Ç`»sÜø¤±9$# ÉOŠÅ_§9$# ÇÒÑÈ   ¼çm¯RÎ) }§øŠs9 ¼çms9 í`»sÜù=ß n?tã šúïÏ%©!$# (#qãZtB#uä 4n?tãur óOÎgÎn/u tbqè=ž2uqtGtƒ ÇÒÒÈ   $yJ¯RÎ) ¼çmãZ»sÜù=ß n?tã šúïÏ%©!$# ¼çmtRöq©9uqtGtƒ šúïÏ%©!$#ur Nèd ¾ÏmÎ/ šcqä.ÎŽô³ãB ÇÊÉÉÈ  
Artinya : Apabila kamu membaca Al Quran hendaklah kamu meminta perlindungan kepada Allah dari syaitan yang terkutuk. Sesungguhnya syaitan itu tidak ada kekuasaanNya atas orang-orang yang beriman dan bertawakkal kepada Tuhannya. Sesungguhnya kekuasaanNya (syaitan) hanyalah atas orang-orang yang mengambilnya Jadi pemimpin dan atas orang-orang yang mempersekutukannya dengan Allah.
Do’a takbir, subhanaka allahuma wabihamdika wa tabaa raka..
“Maha suci Engkau, ya Allah dan puji bagi-Mu, maha agung nama-Mu dan maha tinggi kemuliaan-mu tidak ada ilah yang haq melainkan Engkau.